Kampung Tarung merupakan sebuah kompleks perkampungan tradisional yang terletak di wilayah Sumba Barat, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kompleks ini terdiri atas beberapa kampung adat, di antaranya Kampung Tarung, Kampung Waitabar, Kampung Bela Kiku, Kampung Kabatana, dan Kampung Ngora Tuku.
Keseluruhan kampung tersebut memiliki karakter budaya yang serupa, terutama dalam mempertahankan tradisi megalitik yang berasal dari masa prasejarah. Peninggalan budaya megalitik yang masih dapat ditemukan di kawasan ini meliputi kuburan batu, batu tegak, arca megalitik, serta susunan batu gelang.
Masyarakat Kampung Tarung hingga kini masih memegang teguh kepercayaan tradisional yang disebut Marapu. Kepercayaan ini berpusat pada keyakinan bahwa arwah leluhur tetap hadir dan berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun sebagian penduduk telah memeluk agama Islam dan Kristen, pengaruh Marapu tetap kuat dan tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam penataan kampung, struktur sosial, serta arsitektur rumah adat.
Etika Berkunjung (Waktu Terbaik): Meskipun areanya terbuka, berkunjung ke perkampungan adat sebaiknya dilakukan pada jam-jam wajar siang hari (biasanya pagi hingga sore hari, sekitar pukul 08:00 – 17:00 WITA) demi menghormati privasi dan aktivitas warga lokal yang beristirahat atau beraktivitas adat. Datang pada malam hari atau dini hari sangat tidak disarankan kecuali ada undangan khusus atau acara ritual tertentu yang diizinkan untuk disaksikan.
Kampung Tarung terletak di wilayah Wailiang, Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kompleks ini mencakup beberapa kampung adat yang berdampingan, yaitu Kampung Tarung, Kampung Waitabar, Kampung Bela Kiku, Kampung Kabatana, dan Kampung Ngora Tuku.
Sebagian besar masyarakatnya memegang teguh kepercayaan tradisional bernama Marapu, yaitu agama leluhur yang meyakini kehadiran dan pengaruh arwah leluhur dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sebagian warga kini juga telah memeluk agama Islam dan Kristen.
Wisatawan dapat menjumpai berbagai peninggalan budaya megalitik dari masa prasejarah, seperti kuburan batu, batu tegak, arca megalitik, dan susunan batu gelang, serta rumah-rumah adat beratap tinggi khas Sumba.
Oktober, 2026
Sabtu
August 26,2019
Awesome Job!
We have received your appointment and will send you a confirmation to your provided email upon approval.